Perbedaan Bekas Jerawat PIE dan PIH, Pastikan Tahu!

Tahukah kamu, bekas jerawat ternyata terbagi menjadi dua, yaitu bekas jerawat PIE dan PIH. Masalah jerawat memang kerap dialami oleh banyak orang, terutama wanita di usia remaja. Jerawat yang membekas di wajah sangatlah mengganggu penampilan kita.

Pada dasarnya, jerawat adalah peradangan yang biasanya muncul di daerah wajah yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti sekresi sebum yang berlebihan, bakteri p. acnes, dan pengaruh hormon yang fluktuatif. Lantas, apa bedanya jerawat PIH dan PIE?

Kenali Bedanya Bekas Jerawat PIE dan PIH

Bekas jerawat ialah bekas luka yang timbul setelah jerawat mereda, yang berada di permukaan kulit dan kemunculannya cukup mengganggu serta dapat menurunkan rasa kepercayaan diri.

Kondisi ini sering ditandai dengan terjadinya perubahan tekstur dan lekukan yang bersifat permanen di kulit wajah. Berbeda dengan jaringan parut, noda hitam atau merah akibat jerawat yang parah ini bisa diobati, baik dari dokter maupun dengan pengobatan alami.

Nah, untuk itu kamu harus tahu terlebih dahulu apa itu PIH dan bedanya dengan jerawat PIE.

PIE (Post Inflammatory Erythema)

Bekas jerawat PIE adalah bekas jerawat yang berwarna kemerahan atau keunguan. Jenis ini umumnya lebih sering ditemukan pada pemilik kulit yang terang, seperti kulit tipe I, II, dan III pada skala kulit Fitzpatrick.

Sebab terjadi bekas jerawat PIE dan PIH juga berbeda. Munculnya PIE dikarenakan oleh pembuluh darah akibat inflamasi. Warna kemerahan dan keunguan itu muncul karena pembesaran pembuluh darah yang berada di dekat permukaan kulit.

Meskipun begitu, beberapa kondisi kulit inflamasi seperti dermatitis dan paparan sinar matahari juga bisa menjadi penyebab bekas jerawat satu ini. Terlebih, PIE bisa bertahan pada kulit wajah hingga 6 bulan lamanya, tapi bisa juga lebih cepat hilang dari itu.

Baca Juga :  Ciri-Ciri Jerawat Breakout dan Cara Mengatasinya

Terkait dengan penanganan untuk jerawat PIE, kamu harus tahu bahwa physical maupun chemical exploration bukanlah hal yang dianjurkan. Kenapa? Karena kedua jenis eksfoliasi tersebut tidak memungkinkan untuk membuat pembuluh darah menjadi memudar.

Jika kamu sudah paham mengenai bekas jerawat PIE, di bawah ini adalah ulasan tentang bekas jerawat PIH beserta penyebabnya.

PIH (Post Inflammatory Hyperpigmentation)

Bekas jerawat PIH adalah bekas jerawat dengan warna coklat atau kehitaman. Jenis ini biasanya lebih sering dijumpai oleh pemilik kulit sawo matang hingga gelap atau warna kulit tipe IV, V, dan VI pada skala kulit Fitzpatrick.

Bekas jerawat PIE dan PIH tidak terjadi tanpa sebab. PIH terjadi karena melanin yang berlebih. Melanin merupakan pigmen yang berfungsi memberikan warna pada mata, rambut dan kulit manusia.

Saat kulit wajahmu mengalami inflamasi, kulit akan stress sehingga reaksi yang ditimbulkan berupa produksi melanin yang berlebihan. Biasanya, bekas jerawat jenis PIH ini paling sering ditemukan pada dark skin.

Berbeda dengan PIE yang bertahan hingga 6 bulan atau bahkan lebih cepat, PIH justru bisa bertahan lebih lama lagi. Oleh karena itu, butuh penanganan yang tepat supaya bekas jerawat ini bisa memudar dan hilang.

Untuk penanganan bekas jerawat PIH, kamu dapat memakai produk skincare penghilang bekas jerawat, seperti jenis produk yang didalamnya mengandung Niacinamide, Alpha arbutin dan Hidrokortison.

Penutup

Nah, pastinya sekarang kamu sudah tahu apa bedanya bekas jerawat PIE dan PIH melalui ulasan di atas. Coba cek bekas jerawat di wajahmu termasuk jenis apa? Semoga penjelasan dari sapasehatku ini bisa bermanfaat, sekian dan nantikan update terbaru lainnya disini!

 

 

About admin

Check Also

cara menghilangkan jerawat dengan minyak zaitun

Cara Menghilangkan Jerawat dengan Minyak Zaitun

Penasaran seperti apa cara menghilangkan jerawat dengan minyak zaitun? Zaitun ialah minyak alami yang diekstrak …

Leave a Reply

Your email address will not be published.